Siswa SMP N7 OKU Hanyut Terseret Derasnya Sungai Ogan,Pasca Banjir Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU, Provinsi Sumatera Selatan.

oleh -569 Dilihat

OKU BATURAJA,lensakhatulistiwa.com
Pada hari Sabtu tanggal 25 Mei 2024 sekira pukul 09.00 Wib telah terjadi peristiwa hanyut / tenggelam seorang Pelajar SMP N 07 OKU  di aliran sungai ogan di RT 01 Dusun III Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU, Provinsi Sumatera Selatan.

Korban, AHMAD DAVIN ARAFI,14 tahun,Pelajar SMP, warga Kelurahan Pasar Baru, hanyut terseret arus derasnya air di sungai ogan di Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU, Provinsi Sumatera Selatan.

Adapun kejadian hilangnya Siswa SMP N 7 OKU tersebut,
Pada hari Sabtu tanggal 25 Mei 2024 Pihak SMP Negeri 07 OKU memerintah murid-muridnya untuk datang atau hadir ke sekolah prihal untuk kurve bersama membersihkan kelas-kelasnya yang kotor karena terkena dampak pasca banjir.

Baca juga :  Kepemilikan Sabu Seberat 10,90 Gram, Di Aman Kan Satuan Narkoba Polres OKU, Polda Sumsel

Kemudian sekira Jam 09.00 Wib 3 (tiga) orang saksi berikut korban hendak ingin mengambil air di sungai menggunakan ember untuk membersihkan / menyiram kelas pasca terkena banjir, kemudian pada saat ingin mengambil air, korban bersih keras ingin mandi sungai akan tetapi saudara Keken (saksi) melarang agar tidak mandi takut nanti dimarahi guru.

Kemudian korban tidak mendengarkan berkataan temannya dan langsung melompat mandi ke sungai ogan, kemudian ternyata korban tidak dapat berenang dan hanyut di aliran sungai, melihat korban tenggelam lalu teman-temaan berusaha untuk menolong namun tidak tertolong.

Baca juga :  "SEKLUMIT PERJALANAN KARIR LETNAN KOLONEL PURNAWIRAWAN,ABDUR RACHMAN"

Kemudian setelah terjadi adanya orang tenggelam di aliran sungai ogan, Personil Polsek Baturaja Barat, Polres OKU, Tim BPBD Kabupaten OKU, Perangkat Desa dan Warga Desa Pusar langsung melakukan pencarian terhadap korban, namun sampai dengan laporan ini dibuat korban masih belum di temukan.

Peristiwa tersebut diduga diakibatkan oleh korban tidak bisa berenang serta arus sungai yang cukup deras sehingga mengakibatkan korban tenggelam dan untuk diketahui di lokasi kejadian, kedalaman sungai kurang lebih 2 Meter dengan arus yang cukup deras.

Baca juga :  Ketua Umum IWO Indonesia Mengecam Tindakan Pengusiran Jurnalis Di Desa Way Layap

Untuk diketahui Pihak SMP negeri 07 OKU tersebut tidak menyuruh atau melarang untuk mengambil air di Sungai Ogan karena dinas kebakaran akan datang ke Sekolah untuk menyemprotkan setiap kelas yang kotor karena dampak banjir, akan tetapi murid secara diam-diam masih mengambil air ke sungai untuk membersihkan kelasnya yang kotor.

Anggota Polsek Baturaja Barat Mendatangi TKP anak hanyut Kemudian Berkoordinasi dengan pihak Kecamatan dan dinas BPBD Kabupaten OKU, untuk Mencari Korban yang Diduga Hanyut Tenggelam disungai ogan Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat,Kabupaten OKU,Provinsi Sumatera Selatan.

(LK – REDAKSI)

No More Posts Available.

No more pages to load.