Polsek Sosoh Buay Rayap, Polres OKU Adakan Mediasi Kasus Penganiayaan Restorative Justice

oleh -184 Dilihat

Baturaja OKU,lensakhatulistiwa.com
Berdasarkan Laporan Polisi yang diterima Polsek Sosoh Buay Rayap Pada Tanggal 17 April 2024 tentang Tindak Pidana “ Penganiayaan “ yang terjadi pada Hari Selasa (16/04/2024) di Kebun Jeruk Desa Lubuk Baru,Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten OKU, Provinsi Sumatera Selatan.

Dari perkara ini Polsek Sosoh Buay Rayap menerapkan upaya Restorative Justice terhadap suatu perkara atas kasus Penganiayaan tersebut.

“ Kapolres Oku Akbp Imam Zamroni, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Sosoh Buay Rayap Iptu Karbianto, S.H., mengatakan, setelah dilakukan mediasi, kedua belah pihak akhirnya bersedia berdamai dan dilakukan penghentian penyidikan.

Baca juga :  Ditemukan di Gudang Rongsok, Sebuah Mortir Diamankan Polresta Magelang

Dalam kegiatan mediasi antara kedua pihak yang dihadiri oleh Pelapor, Pelaku, Kepala Dusun dari kedua pihak serta dihadiri Kapolsek, Kanit Reskrim serta Personel Reskrim yang berlangsung di ruang gelar perkara Unit Reskrim Polsek Sosoh Buay Rayap kedua belah pihak akhirnya bersedia berdamai dan dilakukan penghentian penyidikan.

Pada gelar perkara Rabu (29/5/2024), seluruh peserta gelar perkara yang hadir sepakat perkara dihentikan melalui restorative justice (RJ). Korban dan pelaku sepakat berdamai, dimana pihak pelaku memberikan ganti rugi (pemulihan hak) kepada korban sebesar Rp 7 juta, dan korban bersedia mencabut laporan polisi,” terang Kapolsek.

Baca juga :  Kapolresta Magelang Beri Hadiah Umroh Gratis Kepada Dua Anggota Berprestasi

Point Penyelesaian dalam kasus tersebut, bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk melakukan perdamaian secara kekeluargaan yang di tuangkan dalam surat perjanjian/perdamaian.

Setelah dibuat perjanjian ini, pihak korban(pihak ke II) tidak akan menuntut secara hukum atas kejadian penganiayaan tersebut dengan surat pernyataan tidak menuntut.

Apabila dikemudian hari diantara masing masing pihak ada yang memicu/membuat permasalahan atas kejadian yang sebelumnya ataupun yang baru maka akan diserahkan kepihak yang berwajib.

Baca juga :  PEMKAB OKU SELATAN MATANGKAN PERSIAPAN JELANG RAPAT PARIPURNA PERINGATAN HUT OKU SELATAN KE-20

Pihak ke I mengakui kesalahannya dan telah meminta maaf kepada pihak ke II dan Pihak  ke I bersedia  untuk mengganti kerugian yg dialami oleh pihak ke II (biaya berobat korban).

(LK – REDAKSI)

No More Posts Available.

No more pages to load.