Penyemprotan Fogging Kembali Di Lakukan Di Desa Bandar, Bhabinkamtibmas Bersama Babinsa Turun Ke Lapangan

oleh -178 Dilihat

Oku Baturaja,lensakhatulistiwa.com
Dalam mengantisipasi penularan penyakit Demam Berdarah (DBD) Pihak Polsek Sosoh Buay Rayap Polres Oku melalui personel Bhabinkamtibmas Bripka Aprizal bersama personel Babinsa Serda Malriadi, pihak Kecamatan dan pihak Puskesmas kembali melakukan kegiatan penyemprotan fogging di Desa Bandar Kec. Sosoh Buay Rayap Kab. Oku. Kamis (28/12/2023).

Penyemprotan atau fogging khususnya di Desa Bandar Kec. Sosoh Buay Rayap Kab. Oku ini kembali dilakukan mengingat kasus pertama adanya warga yang terkena penyakit DBD hingga meninggal dunia.

Baca juga :  BUPATI OKU TIMUR, Ir.H.Lanosin,. M.T BERSAMA KADIN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA, Hj.Sri Suhartati,S.E., M.M SAMBUT DIREKTUR KEUANGAN PLN, Icon Plus Teguh Widhi Harsono BESERTA ROMBONGAN

Selang beberapa hari 2 (dua) orang warga kembali terjangkit penyakit DBD ini yang menyerang warga khususnya anak-anak. Untuk korban yang tertular DBD ini yaitu satu tempat tinggal dengan Almarhumah (korban pertama yang meninggal dunia) dan satunya bertetangga.

Kegiatan fogging ini dilakukan sebagai pencegahan terhadap penyebaran penyakit demam berdarah. Di samping mendampingi penyemprotan fogging, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa juga melakukan imbauan agar warga peduli terhadap lingkungan. Ujar Kapolsek Sosoh Buay Rayap Iptu Karbianto, S.H.

Baca juga :  HADIRI SOSIALISASI MIGRAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA WARGA NEGARA INDONESIA(WNI)

Lanjut Kapolsek. Personel Bhabinkamtibmas nya juga memberikan himbauan kepada warga binaan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya dengan langkah 3M, yaitu menguras, menutup dan mengubur barang barang yang tidak diperlukan.

Penyemprotan fogging ini sendiri dilakukan karena guna mengantisipasi terhadap kasus gejala penyakit DBD yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti yang terjadi. Sehingga penyemprotan atau fogging ini perlu dilakukan,” pungkas Kapolsek.
(LK – REDAKSI)

No More Posts Available.

No more pages to load.