Penyemprotan Fogging Kembali Di Lakukan Di Desa Bandar, Bhabinkamtibmas Bersama Babinsa Turun Ke Lapangan

oleh -202 Dilihat

Oku Baturaja,lensakhatulistiwa.com
Dalam mengantisipasi penularan penyakit Demam Berdarah (DBD) Pihak Polsek Sosoh Buay Rayap Polres Oku melalui personel Bhabinkamtibmas Bripka Aprizal bersama personel Babinsa Serda Malriadi, pihak Kecamatan dan pihak Puskesmas kembali melakukan kegiatan penyemprotan fogging di Desa Bandar Kec. Sosoh Buay Rayap Kab. Oku. Kamis (28/12/2023).

Penyemprotan atau fogging khususnya di Desa Bandar Kec. Sosoh Buay Rayap Kab. Oku ini kembali dilakukan mengingat kasus pertama adanya warga yang terkena penyakit DBD hingga meninggal dunia.

Baca juga :  IW Alias Sain Tak Berkutik Ditangkap Polsek Semidang Aji, Polres OKU

Selang beberapa hari 2 (dua) orang warga kembali terjangkit penyakit DBD ini yang menyerang warga khususnya anak-anak. Untuk korban yang tertular DBD ini yaitu satu tempat tinggal dengan Almarhumah (korban pertama yang meninggal dunia) dan satunya bertetangga.

Kegiatan fogging ini dilakukan sebagai pencegahan terhadap penyebaran penyakit demam berdarah. Di samping mendampingi penyemprotan fogging, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa juga melakukan imbauan agar warga peduli terhadap lingkungan. Ujar Kapolsek Sosoh Buay Rayap Iptu Karbianto, S.H.

Baca juga :  Penggerak Aksi Protes Pjs Kades Diduga "Pemain" Proyek, APH dan Pj Bupati Diminta Segera Bertindak LAHAT, LhL - Entah benar atau tidak, namun kabar yang berkembang dan faktanya hasil jepretan beberapa kamera awak media pada saat terjadi aksi protes pada Pj Bupati Lahat atas pelantikan Pjs Kades di halaman Pemda Lahat pada Rabu 17 Januari 2024 kemarin, menangkap gambar sejumlah orang yang mayoritas adalah "Pemain" proyek APBD Lahat sejak tahun 2019-2023 lalu. Terlihat di video maupun gambar, mereka (Pemain Proyek) dengan sigap mengendalikan jalannya aksi. Bahkan sesekali mereka melakukan koordinasi dengan para demonstrans, pergerakan ini memang dapat menunjukan bahwa mereka ada keterlibatan dalam demo itu. Memperhatikan situasi aksi yang ada di video dan gambar pemain proyek berada di lokasi unjuk rasa itu, Tokoh Pemuda sekaligus Caleg DPRD Lahat Dapil 7, Mahendra Reza Wijaya, SH menilai bahwa orang-orang tersebut memiliki andil besar dalam aksi tersebut. "Orang-orang yang menggerakkan demo itu rata-rata main proyek. Kita minta pada Pj Bupati Lahat, Kejaksaan dan Kepolisian segera bertindak", ujarnya, Kamis (18/1/24). Karena mereka (Pemain Proyek) itu, lanjut dia, merupakan para tim sukses Bupati 2018-2023 dan mengerjakan proyek asal-asalan. Terutama pada proyek di tahun 2023, baik itu yang menggunakan APBD Induk maupun APBD Perubahan atau ABT. "Dan juga diduga ada yang fiktif. Karena itu, ada tim kita yang sedang mengumpulkan data proyek tersebut untuk dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) dan Pj Bupati Lahat, supaya diakukan peeriksaan pada dinas-dinas yang mengeluarkan anggaran untuk proyek-proyek tersebut. Kalau perlu, kita akan laporkan ke Kejati dan Kejagung, Polda hingga Mabes Polri nantinya. Kita punya jaringan untuk melakukan pelaporan ini, kita tunggu saja", tutup Mahendra. **

Lanjut Kapolsek. Personel Bhabinkamtibmas nya juga memberikan himbauan kepada warga binaan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya dengan langkah 3M, yaitu menguras, menutup dan mengubur barang barang yang tidak diperlukan.

Penyemprotan fogging ini sendiri dilakukan karena guna mengantisipasi terhadap kasus gejala penyakit DBD yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti yang terjadi. Sehingga penyemprotan atau fogging ini perlu dilakukan,” pungkas Kapolsek.
(LK – REDAKSI)

No More Posts Available.

No more pages to load.