Pemkab OKU Timur Melalui Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana(DPPKB)Hadapi Stunting Di Bumi Sebiduk Sehaluan

oleh -20 Dilihat

OKU TIMUR,lensakhatulistiwa.com
Berdasarkan Survey Kesehatan Indonesia  (SKI), pada tahun 2023 angka stunting di Kabupaten OKU Timur mengalami penurunan sebesar 9,8 persen poin. Dimana pada tahun 2022 angka prevalensi stunting Kabupaten OKU Timur berada di angka 19,1 persen poin menjadi 9,3 persen poin pada tahun 2023.

Meskipun berdasarkan SKI Kabupaten OKU Timur menjadi salah satu Kabupaten dengan penurunan stunting paling besar dan telah di bawah target nasional, Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) terus melakukan berbagai upaya untuk mempercepat penurunan angka stunting di Bumi Sebiduk Sehaluan.

Baca juga :  Fauzan Khori Denin PJ Bupati Empat Lawang Pimpin Apel Siap Siaga Bencana Untuk mengantisipasi potensi bencana alam yang setiap waktu bisa terjadi, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menggelar apel siaga bencana 2024. Digelar di lapangan Kantor Bupati, dipimpin langsung oleh Pj Bupati Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin, Rabu (24/1/2024). Apel tersebut dihadiri Pj. Sekda Hepy Safriani., SKM., M.Kes. dan diikuti ratusan personil gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Sat Pol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas PU dan Dinas Perkim. Pj Bupati mengatakan bencana alam yang sering terjadi di Empat Lawang ada 2, yaitu banjir dan tanah longsor. Ke 2 bencana alam inilah yang harus diantisipasi. “Kalau yang lain Insyaallah mudah-mudahan masih terpantau. Oleh karena itu mengatasi bencana ini perlu dukungan dan partisipasi dari semua pihak, sebab bencana alam tidak bisa diduga, seketika dia bisa datang,” ujarnya. Oleh karena itu, judul apel ini siaga bencana, artinya semuanya bersiap diri. Dirinya meminta mulai hari ini semuanya yang ada disini adalah tim kerja. “Tidak hanya menyerahkan TRC nya BPBD. Memang nomenklatur institusinya adalah BPBD, terpantau hampir setiap kejadian bencana BPBD hadir, tapi mulai hari ini saya sampaikan kita sebagai satu kesatuan. Ketika ada bencana alam tidak bisa hanya BPBD saja. Harapan kami disana muncul teman-teman dari kesatuan lain,” ujarnya. Pada Januari 2024 ini, telah banyak bencana alam yang menimpa Kabupaten Empat Lawang, diantaranya bencana banjir dan tanah longsor. “Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG dari tanggal 21-31 Januari 2024, Sumatera Selatan masih memasuki periode musim hujan,” jelasnya. Sementara untuk curah hujan di Kabupaten Empat Lawang, mulai dari curah hujan sedang hingga lebat. Terdapat hampir disemua kecamatan di wilayah Kabupaten Empat Lawang. “Maka dari itu saya menghimbau kepada semuanya, agar selalu waspada dan siaga dalam memasuki cuaca ekstrim di Kabupaten Empat Lawang. Khususnya musim hujan yang terjadi di berbagai daerah di Empat Lawang,” ucapnya.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh DPPKB Kabupaten OKU Timur adalah dengan menyelenggarakan Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahun 2024.

Diselenggarakan di Ruang Rapat DPPKB, kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati OKU Timur yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) H.M. Adi Nugraha Purna Yudha, S.H. Selasa, 09 Juli 2024.

Dalam sambutan dan arahannya, Wabup Yudha menuturkan melalui kegiatan ini peserta dapat menggali beberapa faktor untuk menurunkan angka stunting.

Menurut Wabup, menurunkan angka stunting tidak bisa instan, dirinya mengajak semua pihak untuk memperkuat kolaborasi dalam menurunkan angka stunting.

Baca juga :  Penerimaan dan Pembukaan PKP Serdik Sespimma Polri TA 2024 di Polresta Magelang

“Dalam menangani stunting kita tidak boleh kendor, stunting kita sudah turun 9,8 persen, jika kendor bukan tidak mungkin stunting kita akan naik kembali,” imbuh Wabup.

Wabup menekankan perlunya inovasi agar penurunan prevalensi stunting dapat lebih maksimal, “Kita cari inovasi-inovasi yang kekinian agar angka penurunan pravelansi stunting dapat lebih maksimal,” sambungnya.

Kepala Dinas PPKB melalui Sekretaris H.M. Ridwan, S.Pd., M.M. dalam laporannya mengatakan pelaksanaan audit kasus stunting di Kabupaten OKU Timur dimulai dari bulan maret 2024 hingga akhir bulan juni 2024.

Baca juga :  TIM YM TURUN MEMBANTU WARGA KOTA BARU YANG TERTIMPA MUSIBAH KEBAKARAN

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui penyebab dari kasus stunting dan upaya penyelesaian terhadap kasus tersebut.

“Selain itu juga menentukan resiko penyebab terjadinya resiko kepada kelompok sasaran, menganalisis dan merumuskan dan merekomendasikan,” tutupnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Tim Pakar Audit Kasus Stunting yakni Dr. Mustika Dharna, Sp.OG.,
Sri Nurmaini, S.ST. dan dr. Rhesaroka Pramudita, M.Psi.

(LK – IHSAN E/KETUA IWOI KAB OKUT)

No More Posts Available.

No more pages to load.