MODUS PENIPUAN… DENGAN IMING IMING PEKERJAAN.

oleh -95 Dilihat

BATURAJA,lensakhatulistiwa.com

Dalam pasal 378 KUHP,atau pasal 372 KUH-PIDANA,tentang “penipuan dan penggelapan”.

Dua orang telah menjadi korban penipuan, yang telah di lakukan oleh Ryan Firdaus Batra(33) tahun,buruh harian lepas(BHL),alamat jalan Komisaris Hasyim,lorong Dermawan, RT/17 RW/04,Kelurahan Kemala raja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten ogan komering ulu (OKU), yang telah di tetapkan sebagai tersangka dalam kasus, penggelapan dan penipuan dalam pasal 378 KUHP dan pasal 372 KUH-Pidana.

Adapun dua orang korban tersebut,Ahmad Rifai(52) tahun,seorang wiraswasta beralamatkan, RSS Sriwijaya, Blok BD,nomor 30,RT/10 RW/03,Kelurahan,Sekar jaya, Kecamatan Baturaja Timur,Kabupaten,ogan Komering ulu(OKU).

Andry Firdaus(43) tahun, seorang Buruh,yang beralamatkan, Jalan Kh.Abdurahman Wahid,lorong kelapa sawit, RT/21 RW/05
Kelurahan Kemalaraja,Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten ogan komering ulu(OKU).

Pada Hari Minggu tanggal 27 Agustus 2023 sekitar, jam 11.00 Wib Di Jalan Gotong Royong Lorong Kelapa Sawit Kelurahan Kemalaraja,Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU.

Adapun barang bukti yang telah di aman kan,
1 (satu) Lembar Kwitansi tanda terima uang senilai Rp.7.000.000,-(tujuh juta rupiah) tanggal 21 Agustus 2023.
1 (satu) Lembar Kwitansi tanda terima uang senilai Rp.6.000.000,-(Enam juta rupiah) dari saudara Andry Firdaus Kepada saudara Ryan Firdaus Batra, tanggal 23 Agustus.
1 (satu) Lembar Kwitansi tanda terima uang senilai Rp.13.000.000,-(Tiga belas juta rupiah) dari saudara Ahmad Rifai Kepada saudara Ryan Firdaus Batra tanggal 27 Agustus.

Baca juga :  Mantul,Cabor Gulat Kontingen Musi Rawas Sumbang Medali Emas pada Porprov Sumsel XIV

Pada hari Minggu tanggal 27 Agustus 2023 sekitar jam 11.00 wib tersangka menawarkan pekerjaan kepada anak korban Ahmad Rifai dan anak Koban Andry Firdaus,dirumah korban Andry Firdaus di Jalan,Gotong Royong Lorong,kelapa sawit kecamatan Baturaja timur Kabupaten OKU berupa pekerjaan sebagai PAMDAL(Pengamanan Dalam) atau Satpam di kantor DPRD Kabupaten OKU.
Dengan cara tersangka menjanjikan kepada kedua korban untuk memasukkan bekerja sebagai PAMDAL (Pengamanan Dalam) di kantor DPRD Kabupaten OKU tersebut dengan meminta uang sebesar Rp.13.000.000,- (tiga belas juta rupiah) dengan menjanjikan kedua anak korban tersebut bisa mulai bekerja sebagai PAMDAL (pengamanan dalam) di kantor DPRD Kabupaten OKU,pada awal bulan september 2023.

Baca juga :  DIDUGA SPAL KOTA JAYA LAHAT AMBURADUL PEMBORONG TERINDIKASI KURANG PROPESIONAL MINTA PERLINDUNGAN OKNUM WARTAWAN

Kemudian setelah itu tersangka meyakinkan kedua korban tersebut, lalu kedua korban pun percaya dengan perkataan tersangka,kemudian kedua korban menyerahkan uang dengan masing-masing korban sebesar Rp.13.000.000,- (tiga belas juga rupiah) kemudian setelah itu kedua korban meminta kwintansi untuk sebagai bukti penyerahan uang kepada tersangka,lalu tersangka pun memberikan kwintansi penyerahan uang kepada korban.
Tersangka tersebut berhasil menipu kedua korban.
Lalu tersangka kabur dan melarikan diri,dengan membawa pergi uang milik kedua korban tersebut sebesar Rp.26.000.000,- (dua puluh enam juta rupiah)milik kedua korban.
Atas peristiwa tersebut kedua korban mengalami kerugian sebesar Rp.26.000.000,- (dua puluh enam juta rupiah).

Saat dilakukan penangkapan,terhadap tersangka,
Tepat pada Hari Selasa Tanggal 19 September 2023 Pada sekitar Jam 10.00 WIB, Team Resmob “SINGA OGAN” Polres OKU yang dipimpin oleh Kanit Pidum IPDA OMI.F, S.E mendapati informasi keberadaan tersangka yang merupakan tersangka penipuan dan penggelapan dengan menjanjikan pekerjaan sebagai PAMDAL(Pengamanan Dalam) di kantor DPRD Kabupaten OKU,sedang berada di rumah orang tuanya di Jalan Komisaris Hasyim Lorong Dermawan Rt.17 Rw.04 Kelurahan Kemalaraja Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU.

Baca juga :  Terjun ke Dunia Politik, Giring 'Nidji' Syukuran di Rumahnya

Team RESMOB “SINGA OGAN”POLRES OKU yang dipimpin oleh IPDA OMI.F, S.E melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap tersangka,tersangka yang bernama RYAN FIRDAUS BATRA Bin HERMAN SAFAWI berhasil ditangkap dan diamankan oleh Team RESMOB “SINGA OGAN” POLRES OKU yang dipimpin oleh Kanit Pidum IPDA OMI.F, S.E kemudian setelah itu Tersangka dibawa menuju ke Mapolres OKU Untuk di Proses Secara Hukum.
(red.lensa khatulistiwa).

No More Posts Available.

No more pages to load.