Miris Saat Menagih Hutang Malah Di Aniaya

oleh -1265 Dilihat

OKU Selatan,lensakhatulistiwa.com
Kerap kali terjadi di tengah masyarakat orang yang berutang menjadi lebih galak dari pihak yang memberi utang saat ditagih.

Contohnya ini yang terjadi seorang yang berprofesi sebagai bidan yang buka praktik mandiri dilingkungan IX, Kecipung, Kelurahan Bumi Agung Jaya, Kecamatan Muaradua, tak terima didatangi ke rumahnya untuk ditagih karena sudah lewat waktu yang dijanjikan mengamuk hingga terjadi penganiayaan terhadap korban (Penagih) berinisial EPS (37), PNS, Islam, Warga Sugihwaras, Kecamatan Buay Runjung, Kabupaten OKU Selatan hingga babak belur mengeluarkan darah.

Kejadian Perkara di rumah oknum bidan berinisial D yang membuka praktik mandiri dilingkungan IX, Kecipung, Kelurahan Bumi Agung Jaya, Kecamatan Muaradua,  Kabupaten OKU Selatan pada Senin (15/4/24) sekira pukul 16.00 WIB

Baca juga :  DPD IWO Indonesia Kabupaten OKI Siap Bersinergi Dengan Kejari OKI Dalam Mengawal Pembangunan Di Bumi Bendhe Seguguk

“Dipicu masalah utang-piutang.
Pelaku (bidan berinisial D) mempunyai utang uang kepada korban ESP (Penagih) sebanyak Rp 59 juta, saat di datangi untuk ditagih, pelaku D marah-marah lalu menganiaya korban ESP ”, ujar kerabat korban melalui sambungan telepon kepada salah satu awak media di Muaradua, Senin (23/4/2024)

“Ada kewajiban terlapor D (Bidan) mengembalikan uangnya korban (Pelapor) Rp 59 juta rupiah, tapi terlapor (bidan D) ditagih marah-marah lalu melakukan pemukulan hingga korban babak belur,” katanya

Baca juga :  Peraih Suara Terbanyak pada Pileg DPRD Prabumulih Deni Victoria SH, M.Si Ambil Formulir Balon Walikota 2024

“Korban telah melapor ke Kepolisian Resor OKU Selatan teregistrasi dengan nomor LP/B/32/IV/SPKT/Polres OKU Selatan,  tertanggal 15 April 2024 sebagaimana diatur dalam Uu No 1 tahun 1946 dengan pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan”, terangnya

Kapolres OKU Selatan AKBP Listiyono Dwi Nugroho melalui IPTU Idham Kholid, Kasatreskrim Polres OKU Selatan membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait peristiwa penganiayaan dengan terduga tersangka Oknum Bidan tersebut. “Saat ini masih dalam tahap pengembangan. Lebih lanjut dikatakan Kasatreskrim, akan di informasikan”, tandasnya

Baca juga :  POLISI RINGKUS TIGA PELAKU PENGANIAYAAN WARTAWAN DI BANYUASIN

Seperti diketahui, kronologi singkat kejadian tindak pidana penganiayaan,  pelapor (ESP) bersama saksi-saksi, sdra Marson dan sdri Erze datang ke rumah terlapor (bidan berinisial D) untuk mengajak bidan berinisial D (terlapor) untuk membuat surat perjanjian soal hutang piutang ke rumah kepala lingkungan (kaling), akan tetapi terlapor langsung ke luar rumah, secara tiba-tiba mengamuk lalu melakukan penganiayaan terhadap Pelapor (ESP) yang mengakibatkan luka di bagian mata sebelah kiri dan kanan lalu kemudian korban melapor ke Kepolisian Resor OKU Selatan.

(LK – ANTON)

No More Posts Available.

No more pages to load.