DPD IWO I KAB LAHAT SOROTI JALAN USAHA TANI COR BETON ULAK LEBAR DIDUGA AJANG KORUPSI PJS KADES DAN PERANGKAT

oleh -430 Dilihat

LAHAT,lensakhatulistiwa.com
Pemerintah Pusat menggelontorkan Dana Desa Untuk menghapus Desa tertinggal Diseluruh Indonesia nilai yang sangat Fantastis untuk kesejahteraan masyarakat mencapai 10 persen dari APBN dengan
Total Rp 609,68 triliun rupiah dana desa telah disalurkan ke 75.250 DESA sejak 2015 pada 2015 awalnya tiap desa rata-rata Rp 280,3 JUTA/ DESA kini,2024,kini rata rata dana DESa tiap DESA mendapat Rp 943,34/ DESA dengan total alokasi Rp 71 TRILIUN rupiah untuk 75,259 DESA selama 9thn dana DESA suda jadi apa saja hasil dana DESA 2015-2023 telah dipakai untuk membangun 9.352 posyandu 10,12 JUTA sarana air bersih 77.168 MCK 79.928 POLINDES 10.495 PAUT 29,55 JUTA M DRAINASE 32,01 JUTA SUMUR BOR pada 2023 saja telah di bangun 33.657 KM JALAN DESA 129,979 m JEMBATAN 516 PASAR 450 KEGIATAN BUMDES 31,142 IRIGASI dan 9.287 TALUD dana DESA juga untuk BLT desa dengan alokasi 25% dan ketahanan pangan dengan alokasi 20%.

Baca juga :  Bupati Oku Timur, Ir. H. Lanosin, M.T, Ikut Turun Dalam Fun Offroad PUSLATPUR KODIKLATAD ADVENTURE.

Hal ini menjadi sorotan DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia(IWO I )Kab Lahat sesuai dengan Program Baru KPK Tahun 2024 salah satu sasaran menyoroti Anggaran Dana Desa Ketahanan Pangan dan Instrastruktur salah satunya didesa Ulak Lebar Dusun Dua Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan seperti penuturan salah satu
Warga yang sering melintas dijalan Usaha Tani Cor Beton Tabur Aspal Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan 17-05-2024 yang mengaku bernama Jek mengatakan Saya lihat pembangunan jalan Cor beton menuju kebun pembuatannya yang bagian tengah banyak timbunan dibanding Coran sedangkan bagian pinggir kiri dan kanan dibuat seolah-olah tebal, material yang digunakan pasir, batu bercampur tanah , “ujarnya”.

Hal senada diungkapkan oleh yang mengaku warga Desa Ulak Lebar 18-05-2024 Bisa dilihat sendiri kalau bangunan jalan Cor beton ini sudah ada yang retak, bahkan ada yang mengelupas baru kemaren pekerjaan ini selesai namun sudah ada yang rusak karena material yang digunakan pasir, batu kotor bahkan ada juga pasir batu bercampur tanah ( SIRTUNAH).Yang sangat disayangkan juga jalan tahun kemaren sebagian rusak dikarenakan mobil yang mengangkut material untuk pembangunan jalan Usaha Tani Cor Beton yang baru dibuat tahun ini, “ujarnya”.

Baca juga :  Memiliki Barang Bukti Seberat 6,81 Gram Satuan Narkoba Polres OKU Amankan Seorang Laki Laki

HERI AS Ketua Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPD IWO I) Sekaligus Kabiro Media Rajawalinews online Group Kabupaten Lahat 18-05-2024mengatakan,
Pembangunan Jalan Usaha Tani Cor Beton Tabur Aspal diDesa Ulak Lebar Dusun Dua Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan ,diduga Kuat coran yang seharusnya diisi menggunakan adukan split,pasir,semen
namun diisi menggunakan pasir,batu bercampur tanah,”ujarnya”.

HERI AS menambahkan Saya berharap Tim monitoring dari kecamatan untuk lebih aktif dan menjalankan tugas sesuai Tupoksi jangan terkesan bermain mata dengan Pjs Kepala Desa ,agar tidak mengakibatkan kerugian negara akibat mengharapkan keuntungan yang sebesar-besarnya dengan cara Korupsi berdalih pembangunan
kepada Tim APIP dan Tim APH untuk segera cek hasil Fisik karena didalam pembangunan Jalan Usaha Tani Cor Beton Tabur Aspal didesa Ulak Lebar diduga kuat banyak unsur Korupsi Kolusi Nepotisme(KKN), Kami dari Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO I) Kabupaten Lahat akan melakukan pelaporan ke tim APIP dan Tim APH”tambahnya”.

Baca juga :  BEDAH RUMAH DALAM RANGKA HARI BHAYANGKARA KE 78 TAHUN 2024 DI KOTA PRABUMULIH

Deco Saputra S.E Pjs Kades Desa Ulak Lebar Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan 18-05-2024 tiga kali dikomfirmasi Via WhatApss No. 0852-6905-XXXX sampai berita ini diterbitkan tidak memberikan jawaban.

“BERSAMBUNG KEEDISI SELANJUTNYA”

TEDDI.S
(TEAM PEMBURU KORUPTOR)

(LK – TEDDY)

No More Posts Available.

No more pages to load.