Diduga Oknum Guru SDN 11 Sri muda Oku Selatan,Telah Melakukan Pengeroyokan Dan Penganiayaan Terhadap Warga

oleh -88 Dilihat

OKU SELATAN,lensakhatulistiwa.com
Miris sekali nasib yang di alami oleh warga desa Sipin Kecamatan Buay Pemanca, Kabupaten Oku,Provinsi Sumatera Selatan,pada beberapa waktu yang lalu diduga menjadi korban Pengeroyokan  dan Penganiayaan salah satu Oknum Guru SD Negeri 11 Sri muda Desa Sipin,Kecamatan Buay Pemanca.

Kejadian ini di Laporkan oleh Korban,DA ke SPKT POLRES OKU SELATAN Dengan No Laporan:STTLP/107/V/2024/SPKT/RES.OKUS/POLDA SUM-SEL.Tertanggal 30 Mei 2024.Berdasarkan Pasal 170 Tentang Pengeroyokan dan Penganiayaan masih dalam Proses di SATRESKRIM Polres Oku selatan.

Setelah di Komfirmasi oleh pihak Media Lensa Khatulistiwa,Kepada Beni Suhendro,SH,MH,Selaku Kepala Dinas Pendidikan Oku selatan Mengatakan bahwa Laporan ini masih di dalami dan di tindak Lanjuti oleh Kepala Bidang(Kabid) SD,Kepala dinas Pendidikan Oku Selatan Menyampaikan akan mengadakan pemanggilan terhadap oknum guru SD Negeri 11 Srimuda Desa Sipin,Kecamatan Buay Pemanca berinisial( MA )mungkin dalam beberapa hari ini kepala dinas pendidikan Oku Selatan akan mengklarifikasi permasalahan ini kepada pihak Media “Ungkapnya”.

Baca juga :  Ops Keselamatan 2024, Kanit Kamsel Satlantas Polres Way Kanan Sosialisasi di Radio

Dari informasi yang kami dapat oleh wartawan Media Lensa Khatulistiwa dari salah satu warga Desa Sipin yang nama nya tidak mau di sebutkan bahwa kejadian tersebut,Kronologisnya berawal dari masalah hutang piutang,D.A.yang berhutang dengan M.A sempat terjadi kemacetan pembayaran yang akhirnya sempat di selesaikan oleh pihak Desa/Kepala Desa namun beberapa hari, dari musyawarah penyelesaian masalah tersebut dirumah Kepala Desa yang berdasarkan kesepakatan,D.A harus pembayaran pelunasan di bulan Agustus nanti,tidak di gubris oleh M.A.terbukti di saat D.A lewat di depan Rumah M.A -M.A merasa kurang senang sambil berteriak menghentikan kendaraan yang di tumpangi oleh D.A,merasa tidak di hiraukan M.A mengejar dengan kendaraan Roda duanya yang disusul oleh ibu M.A yang berinisial W.N.Disaat itulah terjadi pengeroyokan dan penganiayaan terhadap D.A oleh M.A dan W.N.

Baca juga :  KASAT INTELKAM POLRES OKU TIMUR IPTU ARIE GUSMAN, SE., MM TERIMA PENGHARGAAN DARI KAPOLDA SUMATERA SELATAN DI MAPOLDA SUMSEL

D.A hanya diam dan menjerit sama sekali tidak melakukan perlawanan,teman yang berboncengan dengan D.A mencoba melerai tapi tidak ada hasil,D.A hanya bisa berteriak dan minta tolong saat itu lah D.A dipukul dan di tarik Rambutnya oleh M.A dan W.N tidak berapa lama banyak Warga yang datang untuk menolong D.A dan melerai penganiayaan tersebut yang akhirnya D.A bisa terselamakan oleh Warga.

Setelah kejadian tersebut   D.A segera melaporkan pengeroyokan dan penganiayaan kepolsek Buay Pemanca yang kemudian di arahkan ke Polres Oku Selatan namun sebelumnya D.A di temani suaminya melakukan visum di Rumah Sakit Muara Dua sampai sekarang permasalahan tersebut masih di tangani dan di proses di SATRESKRIM Polres Oku Selatan, harapan D.A dan pihak keluarga agar M.A dan W.N dapat segera di panggil untuk mempertanggung jawab kan perbuatan nya tersebut,sampai berita ini di turun kan,Wartawan Media Berita Nusantara News belum sempat konfirmasi dengan pihak Polres Oku Selatan.

Baca juga :  Menyorot Kebijakan BPJS Kesehatan: Ada Apa di Balik Pengebirian Fungsi Mobile JKN?*

(LK – Yoppen)

No More Posts Available.

No more pages to load.